Gastritis pada Kehamilan

Gastritis pada Kehamilan

Pengertian

            Gastristis adalah salah satu inflamasi di perut (mukosa lambung), merupakan hasil luka pada mukosa, sel–sel  yang rusak dan sel sel yang bergenerasi. Ketika dilihat dengan endoskopi, akan nampak ketidaknormalan  seperti  eritema, erosi–erosi dan perdarahan sub epitel.

          Gastritis dapat terjadi bahkan selama kehamilan dan dapat mengakibatkan berkurangnya kapasitas kerja dari saluran pencernaan tersebut.

          Gastritis dalam kehamilan perlu diawasi ketat karena gastritis ini merupakan salah satu penyakit yang paling mudah menyebar pada saluran pencernaan.

          Ada studi yang menunjukan bahwa 50% dari populasi menderita gastritis. Oleh karena itu pengetahuan tentang penyebab dan pengobatan penting terutama pada wanita hamil.

 Etiologi

Penyebab gastritis selama kehamilan yaitu:

  1. Salah satu penyebab adalah stress yang dapat mengakibatkan gangguan dalam metabolisme tubuh.
  2. Masalah yang tidak terselesaikan di tempat kerja, keluarga atau factor lain juga dapat berkontribusi terhadap gastritis.
  3. Asupan gizi yang buruk dan tidak teratur.
  4. Alcohol dan minuman keras dapat memperburuk kondisi ibu hamil.
  5. Merokok.
  6. Konsumsi tinggi bahan pengawet.
  7. Kontaminasi lambung oleh bakteri Helicobacter pylori.

 

Diagnosis

            Pasien dengan gastritis sering hadir dengan gejala klinis spesifik dan nyeri epigastrium. Gejala tersebut termasuk kembung, anoreksia, penurunan berat badan, dan Nausea Vomiting. Untuk mendiagnosis harus mampu membedakan gejala gastritis dari beberapa kondisi lain seperti PUD (Peptic Ulcer Deseas), GERD (Gastroesophageal Reflux Deaseas), dispepsia nonulcer, adenokarsinoma lambung, pankreatitis, dan gastroparesis. Tes laboratorium akan membantu untuk memperjelas diagnosis.

 

Temuan klinis

a.  Subyektif

1)  Anoreksia

2)  Mual dan muntah

3)  Nyeri epigastrika

b. Objektif

1)  Diare dan kram jika disebabkan oleh infeksi

2)  Dehidrasi

3)  Adanya perdarahan

 

Efek pada kehamilan

Wanita hamil dengan gastritis mungkin lebih rentan terhadap mual dan muntah. Muntah dan akan menghalangi ibu dan  bayi untuk mendapatkan asupan nutrisi yang cukup. Jika ibu tidak mendapatkan asupan nutrisi yang cukup, maka akan berpengaruh pada janin. Misalnya kemungkinan janin mengalami BBLR.

Penatalaksanaan Gastritis selama Kehamilan

Tersedia pengobatan rumah dan pengobatan untuk gastritis dalam kehamilan, tetapi yang   paling umum adalah sebagai berikut:

  1. Beralih ke makanan kecil dan sering, makanan rendah lemak dan tinggi karbohidrat. Mengisi kembali tubuh dengan asupan cairan adalah cara ideal untuk mengatasi muntah
  2. Antibiotik biasanya diberikan jikan gastritis disebabkan oleh helicobacter pylori.
  3. Antasida, antasida seperti sucralfate sering diresepkan. Sejauh ini, terlihat aman dalam kehamilan.
  4. Obat dengan H2 blocker reseptor histamin (cimetidine, ranitidine)
  5. Spasmolitik

Sumber:

Ben-Zion, Taber MD. Kedaruratan Obstetri dan Ginekologi. 1994. Jakarta: EGC.

Hackley,Barbara. M.Kriebs. dkk. Primary Care of Women A Guide for

Midwives Providers.

http://www.tandurust.com/pregnancy-childbirth/gastritis-and-pregnancy.html

http://www.home-remedies-for-you.com/askquestion/9933/advice-on-gastritis-and-pregnancy-i-have-gastritis.html

2 Comments

    • untuk ibu penderita gastritis, jika tidak ada kelainan lain dalam kehamilan seperti panggul ibu sempit, persalinan tidak maju dan kelainan kehamilan lainnya ibu bisa melahirkan secara normal. Gastritis bukan merupakan indikasi persalinan secara sesar kecuali jika ada keadaan lain yang menyertainya.

      hemoroid tidak terlalu membahayakan bagi ibu dan janin. Hemoroid bkn menjadi halangan bgi ibu yg ingn melahirkan normal, meskipun hemoroid yg diderita pd grade 3. Untuk ibu yang menderita hemoroid yang terus- terusan mengalami perdarahan dari dubur yang berakibat anemia pada kehamilan memiliki resiko perdarahan pada saat melahirkan. Sehingga pada saat hamil baik pada ibu hamil normal maupun ibu hamil dgn hemoroid (tanpa atau dgn perdarahan dr dubur) dianjurkan untuk memeriksa kadar hemoglobin (Hb) ke fasilitas kesehatan untuk mengetahui apakah ibu menderita anemia atau tidak. Pemeriksaan Hb yang dianjurkan satu kali tiap trimester.

      Semoga bermanfaat🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s