Persiapan Rujukan

Persiapan Rujukan dalam Resustitasi

  1.  Sistem Rujukan dan Transportasi
    • Perhatikan regionalisasi rujukan perinatal dalam menentukan tujuan rujukan, sehingga dapat merujuk dengan cepat, aman dan benar sesuai dengan besaran risiko, jarak dan fasilitas yang tersedia.
    • Memberi informasi kesehatan dan prognosis bayinya dan melibatkan orang tua atau keluarga dalam mengambil keputasan untuk merujuk.
    • Melengkapi syarat-syarat rujukan (persetujuan tindakan, surat rujukan, dan catatan medis).
    • Merujuk bayi dengan keadaan stabil, bayi dikatakan stabil jika: Jalan napas bersih dan terbuka dengan membersihkan jalan napas dari lendir atau cairan, Suhu aksiler 36,5-37,5, Kulit dan bibir kemerahan, Frekuensi jantung 120-260x/mnt, Masalah spesifik penderita sudah dilakukan manajemen awal.Menjaga kehangatan bayi dan ruangan dalam kendaraan yang digunkanan untuk merujuk, dan menjaga jaan napas tetap bersih dan terbuka selama transportasi.
    • Harus disertai tenaga yang terampil melakukan resusitasi/ventilasi selama transportasi.
    • Peralatan obat-obatan minial yang harus tersedia: Alat-alat resusitasi lengkap, Obat-obatan emergensi, Selimut penghangat, Alat untuk melakukan pemasangan jalur intra vena dan Oksigen dalam tabung.
    • Pemberian oksigen selama dalam perjalanan dapat dihentikan jika terjadi perubahan warna kult menjadi kemerahan, denyut jantung membaik mulai timbul pernapasan spontan.

 2.    Data yang harus disediakan dalam perujukan

Data dasar yang harus diinformasikan dalam surat rujukan adalah:

  1. Identitas bayi dan tanggal lahir
  2. Identitas orang tua
  3. Riwayat kehamilan, persalinan dan prosesnya, tindakan resusitasi yang dilakukan
  4. Obat yang dikonsumsi oleh ibu hamil
  5. Nilai apgar (tidak selalu diinformasikan, bila tidak tersedia waktu karena melakuka tindakan resusitasi aktif).
  6. Masa gestasi dan berat lahir
  7. Tanda vital (suhu, frekuensi jantung, pernapasan, warna kulit, dan aktif atau tidaknya bayi).
  8. Tindakan/ prosedur klinik dan terapi lain yang sudah diberikan
  9. Bila tersedia data pemeriksaan penunjang yang ada.
  10. Tata Cara Merujuk (Prinsip BAKSOKU)
    • Bidan harus mendamping bayi dan ibu/keluarga
    • Alat resusitasi harus dibawa bidan dalam perjalanan menuju tempat rujukan
    • Keluarga/ibu harus ikut menemani bayi ke tempat rujukan
    • Surat rujukan/formulir rujukan tentang data-data yang diperlukan di atas harus dibawa bidan
    • Oksigen
    • Kendaraan harus disiapkan
    • Uang

    Sumber:

    Yayasan Pendidikan Kesehatan Perempuan. 2008. Modul Pelatihan Penyegaran Keterampilan Klinisi Bagi Bidan Kegawatdaruratan Obstetri dan Neoatal Serta Komplikasi. YPKP. Jakarta

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s