Studi Kasus

Kasus

Ny. E. 38 tahun G6P5Ao mengaku hamil 9 bulan. Mengeuh keluar air-air dari jalan lahir, antenatal 1 minggu yang lalu di BPS, semua dalam keadaan normal.

SUBJEKTIF

Ibu mengeluh keluar air-air dari jalan lahir sejak 4 jam yang lalu. Mulay yang kuat dan teratur dirasakan ibu sejak 3 jam yang lalu. Ibu mengatakan sudah terdapat pengeluaran lendir bercampur darah dari jalan lahir. Gerakan janin masih dirasakan ibu.

OBJEKTIF

TTV:TD: 130/90 mmHg, R: 18 x/mnt, S: 37,4, N: 82x/mnt

Abdomen:

     TFU        : 35 cm

     Leopold 1: Teraba bokong

     Leopold 2: Punggung di sebelah kiri

     Leopold 3: Teraba kepala. Belum masuk pap

     DJJ             : 167 x/mnt

     HIS             : 3 kali 10 dalam 10 menit, durasi lebih dari 40 detik

     Kandung kemih      : kosong

Genitalia :

     Portio          : Tipis, lunak

     Pembukaan : 5-6 cm

     Ketuban      : tidak teraba, negatif

     Presentasi   : kepala

     Posisi          : belum dapat diperiksa

     Penurunan  : Hodge 1, statiun +5

     Molase        : Belum dapat teraba

     Teraba tali pusat, berdenyut di dalam vagina.

ANALISA

G6P5AO parturient aterm kala I fase aktif dengan keadaan baik, janin tunggal hidup intrauterin dengan prolaps tali pusat dan fetal distres.

Diagnosa Potensial:

     Bagi Ibu     : Perdarahan postpartum (atonia uteri, retensio plasenta)

     Bagi Bayi   : IUFD, asfiksia bayi baru lahir

Tindakan Segera : Resusitasi, reposisi tali pusat, rujuk

PENATALAKSANAAN

  1. Memberitahu hasil pemeriksaan pada ibu
  2. Memberikan oksigen 6-8 liter
  3. Melakukan kompres salin hangat pada tali pusat untuk mencegah kompresi tali pusat
  4. Memanggil bantuan keluarga untuk membantu memposisikan ibu. Ev: keluarga bersedia membantu
  5. Memposisikan ibu dengan posisi trendelenburg. Ev: ibu dalam posisi trendelenburg
  6. Memberikan infus RL 20 tetes/menit. Ev: infus mentes 20 tetes/menit
  7. Menyiapkan rujukan. Ev: dengan memberikan penjelasan tentang keadaan ibu dan janin, keadaan yang mungkin jika bayi dan ibu tidak dilakukan rujukan, dan menjelaskan tindakan yang mungkin dilakukan di fasilitas rujukan. Menyiapkan alat (partus set, alat resusitasi) dan menyiapkan obat-obatan.
  8. Melakukan inform consent tindakan. Ev: ibu bersedia
  9. Melakukan rujukan sambil melakukan pemantauan keadaan ibu dan janin

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s